Sekolah, Anak, dan Masa Depan yang Dijual

Banyak orang mengeluh soal biaya pendidikan anak yang semakin tidak masuk akal di tengah kondisi ekonomi saat ini. Di sisi lain, sekolah negeri kini tidak lagi memungut biaya—setidaknya secara resmi, jika…

Banyak orang mengeluh soal biaya pendidikan anak yang semakin tidak masuk akal di tengah kondisi ekonomi saat ini. Di sisi lain, sekolah negeri kini tidak lagi memungut biaya—setidaknya secara resmi, jika…

Hingga kini, masih banyak orang tua yang mengukur keberhasilan atau kepintaran anak dari nilai angka mata pelajaran di kelas seperti matematika, fisika, dll. Ketika anak mendapatkan nilai 100 pada ujian, seisi…

Beberapa bulan yang lalu tepatnya 6 februari 2026 saya menulis sebuah esai berjudul “Pendidikan kita menghasilkan orang pintar, bukan orang baik” yang dimuat di Semutapi media. Dalam tulisan tersebut saya menyoroti…

Tak semua murid mendapatkan kesempatan bertualang ke Labuan Bajo seperti Mata (serial Mata, Okky Madasari). Jarang murid dinaungi sosok ibu setangguh Nyai Ontosoroh mendampingi Minke (Bumi Manusia, Pram). Hanya segelintir sekolah…

Kenapa banyak anak muda di Indonesia rela mempelajari bahasa asing tanpa ada kewajiban dari sekolah dengan cara apapun, sementara banyak siswa juga kesulitan untuk memelajari hal tersebut di sekolah? Keinginan Presiden…

Trump menangkap Maduro. Amerika dan Israel merudal Iran. Penerima LPDP viral dengan ‘aku saja yang WNI, anakku jangan’. Ketiga berita ini ramai berseliweran di beranda media sosial ketika saya mempersiapkan pembelajaran…

Fenomena pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) 2026 menjadi Rp377,9 miliar yang hanya 52% dari pagu 2025 menjadi isyarat kelam bagi literasi bangsa. Sebelumnya anggaran Perpusnas sempat menanjak di kisaran Rp600-700 miliar…

Perbandingan gaji pekerja MBG dengan guru honorer yang belakangan viral di media sosial bukanlah sekadar perbincangan angka, melainkan cerminan ketimpangan nilai dalam kebijakan publik. Ketika penghasilan pekerja logistik program Makan Bergizi…

Seorang anak sekolah dasar mengakhiri hidupnya sendiri karena tidak mampu membeli buku tulis dan bolpoin sebagai kewajiban sekolah. Hal ini menjadi tragedi. Sayangnya tragedi ini kerap dipahami sebagai kisah kemiskinan individual…